28

Sep

Pengadaan Tanah Sumbar Bengkulu

Kegiatan Konsultan Manajemen Pengadaan Tanah Jalan Tol Paket 7 yang meliputi Wilayah Sumatera Barat dan Bengkulu ini bertujuan agar tercapainya percepatan pengadaan tanah dimulai dari tahap perencanaan, persiapan, pelaksanaan dan penyerahan hasil dalam rangka mencapai percepatan pengadaan tanah di lingkungan Dsatuan Kerja Pengdaan Tanah Jalan Tol Wilayah II khsusnya yang ada di lingkup Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Wilayah Provinsi Sumatera Barat dan Bengkulu Tahun Anggaran 2022 agar dapat tepat waktu dan tepat mutu sesuai target yang telah ditetapkan.

22

Aug

Monitoring dan Evaluasi Longsoran di Desa Pasanggrahan Baru, Kecamatan Sumedang Selatan, Jawa Barat

Telah dilakukan kunjungan lapangan pada Paket Preservasi Jalan Cirebon-Palimanan-Sumedang Provinsi Jawa Barat yang dihadiri oleh Kasubdit Preservasi Jalan dan Jembatan Wilayah I.C Kabid Preservasi I BBPJN DKI-Jawa Barat, Kasatker PJN IV Jawa Barat, PPK 4.3 Jawa Barat, Subkoor Wil. I.C, PIC Wil. Jabar Subdit I.C, Staf Subdit I.C, KMP Subdit I.C, dan Tim dari PT PP (Paket PMTD Longsoran Tomo). Adapun beberapa hal yang dapat kami sampaikan dari hasil kunjungan lapangan adalah sebagai berikut :Kunjungan Monitoring dan Evaluasi Preservasi Jalan Cirebon - Palimanan - Cijelag: Berdasarkan data progres di SIPP, Paket PMTD Longsoran Sumedang Cijelag untuk rencana fisik 54,70% dan realisasi fisik 51,46% dan deviasi fisik -3,56%. Waktu rencana PHO di e-monitoring untuk paket ini pada bulan Agustus. Longsoran di Ruas Jalan Pangeran Kornel, KM 39+350 terjadi kembali diakibatkan oleh intensitas hujan yang tinggi yang membuat terpal yang tadinya menutup area longsoran menjadi rusak dan belum adanya saluran pembuangan air dari lingkungan penduduk menuju saluran drainase eksisting. Longsoran ini adalah longsoran kedua dimana longsooran pertama terjadi pada tanggal Desember 2021 dan ditangani sementara dengan ditutupi terpal.Penanganan kembali telah dilakukan dengan menutup kembali area longsoran dengan terpal dan kemudian akan dibuat saluran air diatas longsoran untuk mengendalikan dan mengalirkan air ke saluran drainase terdekatTidak adanya drainase disekitar area longsoran tersebutDi ruas ini masih terdapat 10 longsoran lain dan PPK telah bersu-rat ke Satker untuk usulan penanganannya. Arahan dari Kasubdit IC :Segera koordinasi dengan P2JN untuk penanganan lebih lanjut karena jika dibiarkan, dikhawatirkan akan terjadi longsoran yang lebih parah dan dapat merugikan rumah warga sekitar dan jalan.Penanganan dapat berupa penguatan bawah seperti pasangan ba-tu setinggi 2-4 meter.Perlu dilakukan revitalisasi drainase agar air yang jatuh dari atap rumah warga dapat mengalir dengan baik. Kegiatan KMP Jawan BaliKunjungan Monitoring dan Evaluasi terhadap Longsoran Sumedang-Cijelag Berdasarkan data progres di SIPP, Paket Preservasi Jalan Cirebon-Palimanan-Sumedang  pada bulan Agustus 2022 untuk rencana fisik 59,46% dan realisasi fisik 55,90% dan deviasi fisik -3,56%. Tanggal rencana PHO di e-monitoring untuk paket ini pada bulan Agustus 2022. Pada pekerjaan penanganan paket longsoran Sumedang—Cijelag, penanganan permanen yang dilakukan saat kunjungan lapangan adalah :Pembuatan dan pemasangan bore pile.Bore pile yang telah ada saat ini sebanyak 31 buah dari 55 bore pile yang direncanakan sesuai desain.Pengecoran untuk 3 bore pile dapat diselesaikan dalam 1 hari. Kendala lapangan yang dihadapi saat ini adalah :Adanya sutet disekitar lokasi sehingga menghambat pemasangan tiang pancangAdanya bore pile eksisting sehingga untuk pemasangan bore pile baru diperlukan pembongkaran bore pile eksisting tersebutPotensi tanah yang mudah tergerus oleh air.Arahan dari Kasubdit IC :Perlu ditambah sumber daya manusia agar pelaksanaan bias selesai sesuai rencana PHO yaitu pada Oktober 2022.Pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi pekerjaan agar lebih diperhatikan sehingga lalu lintas yang kebanyakan berupa kendaraan-kendaraan berat tidak menimbulkan kemacetan disekitar area tersebut.Satker/balai agar dapat menindaklanjuti surat usulan penanganan longsor di ruas Sumedang sebanyak 10 titik longsor dikarenakan ruas ini merupakan akses dari/menuju Cirebon yang banyak dilintasi kendaraan-kendaraan berat seperti bus, truk, mobil tronton, dan lain-lain.

16

Mar

Fungsi Crash Cushion Mampu Meminimalisir Kecelakaan Fatal

Salah satu alat yang digunakan untuk meminimalisir terjadi kecelakaan fatal di jalan tol adalah 'crash cushion' atau peredam tumbuk.Crash cushion memiliki peran vital dalam mengurangi fatalitas kecelakaan kendaraan yang menabrak ujung pagar pengaman jalan.Menurut Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia, crash cushion ini sudah dipasang di beberapa ruas tol.